Thursday, 14 November 2013


9 Penemuan Muslim Yang Menggoncang Dunia‎

‎“Ada sebuah lubang dalam ilmu pengetahuan manusia, melompat dari zaman Renaisans langsung ‎kepada Yunani,” ujar Chairman Yayasan Sains, Teknologi dan Peradaban Profesor Salim al-‎Hassani pemimpin 1001 Penemuan.‎

Saat ini Penemuan 1001 sedang pameran di Museum Sains London. Hassani mengharapkan ‎pameran tersebut akan menegaskan kembali kontribusi peradaban non-barat, seperti kerajaan ‎muslim yang suatu waktu pernah menutupi Spanyol dan Portugis, Italia selatan dan terbentang ‎seluas daratan China.‎

Inilah 9 penemuan muslim yang luar biasa:‎

‎1. Operasi Bedah‎

Sekitar tahun 1000, seorang dokter Al Zahrawi mempublikasikan 1500 halaman ensiklopedia ‎berilustrasi tentang operasi bedah yang digunakan di Eropa sebagai referensi medis selama lebih ‎dari 500 tahun. Diantara banyak penemu, Zahrawi yang menggunakan larutan usus kucing ‎menjadi benang jahitan, sebelum menangani operasi kedua untuk memindahkan jahitan pada ‎luka. Dia juga yang dilaporkan melakukan operasi caesar dan menciptakan sepasang alat jepit ‎pembedahan.‎

‎2. Kopi‎

Saat ini warga dunia meminum sajian khas tersebut tetapi, kopi pertama kali dibuat di Yaman ‎pada sekitar abad ke-9. Pada awalnya kopi membantu kaum sufi tetap terjaga ibadah larut malam. ‎Kemudian dibawa ke Kairo oleh sekelompok pelajat yang kemudian kopi disukai oleh seluruh ‎kerajaan. Pada abad ke-13 kopi menyeberang ke Turki, tetapi baru pada abad ke-16 ketika kacang ‎mulai direbus di Eropa, kopi dibawa ke Italia oleh pedagang Venesia.‎

‎3. Mesin Terbang‎

Abbas ibn Firnas adalah orang pertama yang mencoba membuat konstruksi sebuah pesawat ‎terbang dan menerbangkannya. Di abad ke-9 dia mendesain sebuah perangkat sayap dan secara ‎khusus membentuk layaknya kostum burung. Dalam percobaannya yang terkenal di Cordoba ‎Spanyol, Firnas terbang tinggi untuk beberapa saat sebelum kemudian jatuh ke tanah dan ‎mematahkan tulang belakangnya. Desain yang dibuatnya secara tidak terduga menjadi inspirasi ‎bagi seniman Italia Leonardo da Vinci ratusan tahun kemudian.‎

‎4. Universitas‎

Pada tahun 859 seorang putri muda bernama Fatima al-Firhi mendirikan sebuah universitas ‎tingkat pertama di Fez Maroko. Saudara perempuannya Miriam mendirikan masjid indah secara ‎bersamaan menjadi masjid dan universitas al-Qarawiyyin dan terus beroperasi selama 1.200 tahun ‎kemudian. Hassani mengatakan dia berharap orang akan ingat bahwa belajar adalah inti utama ‎tradisi Islam dan cerita tentang al-Firhi bersaudara akan menginspirasi wanita muslim di mana ‎pun di dunia.‎

‎5. Aljabar‎

Kata aljabar berasal dari judul kitab matematikawan terkenal Persia abad ke-9 ‘Kitab al-Jabr Wal-‎Mugabala’, yang diterjemahkan ke dalam buku ‘The Book of Reasoning and Balancing’. ‎Membangun akar sistem Yunani dan Hindu, aljabar adalah sistem pemersatu untuk nomor ‎rasional, nomor tidak rasional dan gelombang magnitudo. Matematikawan lainnya Al-Khwarizmi ‎juga yang pertama kali memperkenalkan konsep angka menjadi bilangan yang bisa menjadi ‎kekuatan.‎

‎6. Optik‎

‎“Banyak kemajuan penting dalam studi optik datang dari dunia muslm,” ujar Hassani. Diantara ‎tahun 1.000 Ibn al-Haitham membuktikan bahwa manusia melihat obyek dari refleksi cahaya dan ‎masuk ke mata, mengacuhkan teori Euclid dan Ptolemy bahwa cahaya dihasilkan dari dalam ‎mata sendiri. Fisikawan hebat muslim lainnya juga menemukan fenomena pengukuran kamera di ‎mana dijelaskan bagaimana mata gambar dapat terlihat dengan koneksi antara optik dan otak.‎

‎7. Musik‎

Musisi muslim memiliki dampak signifikan di Eropa. Di antara banyak instrumen yang hadir ke ‎Eropa melalui timur tengah adalah lute dan rahab, nenek moyang biola. Skala notasi musik ‎modern juga dikatakan berasal dari alfabet Arab.‎

‎8. Sikat Gigi‎

Menurut Hassani, Nabi Muhammad SAW mempopulerkan penggunaan sikat gigi pertama kali ‎pada tahun 600. Menggunakan ranting pohon Miswak, untuk membersihkan gigi dan ‎menyegarkan napas. Substansi kandungan di dalam Miswak juga digunakan dalam pasta gigi ‎modern.‎

‎9. Engkol‎

Banyak dasar sistem otomatis modern pertama kali berasal dari dunia muslim, termasuk pemutar ‎yang menghubungkan sistem. Dengan mengkonversi gerakan memutar dengan gerakan lurus, ‎pemutar memungkinankan obyek berat terangkat relatif lebih mudah. Teknologi tersebut ‎ditemukan oleh Al-jazari pada abad ke-12, kemudian digunakan dalam penggunaan sepeda ‎hingga kini.‎
Sumber : mukjizatalqura

No comments:

Post a Comment